Proses Pengoperasian Mesin EDM Wire-Cut dan Pengetahuan Dasar

Rumah / Berita / Berita Perusahaan / Proses Pengoperasian Mesin EDM Wire-Cut dan Pengetahuan Dasar

Proses Pengoperasian Mesin EDM Wire-Cut dan Pengetahuan Dasar

2025-03-03

Proses Pengoperasian Mesin EDM Wire-Cut dan Pengetahuan Dasar

Saat memilih mesin pemotong kawat, pelanggan harus mengutamakan kepraktisan. Pertama, tentukan dimensi pemrosesan yang diperlukan (panjang, lebar, tinggi) untuk benda kerja. Berdasarkan pengukuran spesifik ini, pilih model mesin pemotong kawat yang sesuai. Masalah operasional tidak bisa dihindari dengan mesin pemotong kawat. Hanya dengan mengidentifikasi masalah ini dengan benar dan memperbaikinya oleh teknisi profesional, mesin dapat mempertahankan kinerja yang konsisten. Jika pelanggan mengalami masalah yang tidak biasa, mereka harus menghubungi produsen untuk mendapatkan solusi. Bagi operator pemotongan kawat berkecepatan tinggi non-profesional yang terpesona dengan prosesnya, pemotongan kawat berkecepatan tinggi menyimpan misteri. Memahami cara melakukan pemotongan kawat berkecepatan tinggi telah menjadi pengetahuan yang ingin diperoleh banyak orang. Setelah membaca artikel ini, banyak pembaca akan mendapatkan wawasan tentang prosedur ini.

Langkah 1: Identifikasi Objek Pemotongan

Saat menerima benda kerja untuk diproses, operator harus dengan jelas mengidentifikasi area yang memerlukan pemotongan kawat, beserta dimensi yang diperlukan dan spesifikasi permukaan akhir. Setelah memperjelas detail ini, pertimbangkan pendekatan pemotongan, cara memposisikan benda kerja pada mesin, dan cara menentukan proses pemesinan. Meskipun langkah pertama ini tampak rumit, langkah ini dapat dipecah menjadi beberapa sub-langkah. Namun dalam praktiknya, hal ini relatif mudah. Setelah poin utama ditetapkan, langkah selanjutnya dapat diselesaikan secara efisien.

Langkah 2: Menggambar dan Pemrograman

Langkah ini menuntut keterampilan dan pengetahuan teknis tertinggi. Pertama, buka panel kontrol mesin EDM pemotong kawat berkecepatan tinggi. Klik “Kembali” dengan mouse untuk masuk ke mode menggambar dan melanjutkan sesuai dengan bentuk yang ditentukan pada langkah sebelumnya. Menggambar membutuhkan pemrograman. Setelah pemrograman, ikuti urutan ini: Tekan “Jalankan 1” → Masukkan nilai celah kompensasi 0,1 mm → Pasca proses → Simpan file pemesinan G-code → Simpan nama file: 81 → Simpan ke direktori HF → Kembali ke panel kontrol → Baca disk → 81 → Konfirmasi.

Langkah 3: Pasang Kawat Elektroda

Pertama-tama masukkan kawat elektroda, lalu masukkan. Putar gulungan kawat ke batas gerak paling kanan, kencangkan sakelar batas, dan kencangkan salah satu ujung kawat elektroda ke gulungan dengan sekrup. Tempatkan gulungan kawat di atas batang ulir, kencangkan mur, dan pastikan kawat tidak terlepas dari gulungan. Gunakan pegangan engkol untuk memutar gulungan. Saat gulungan mendekati batas gerak sebaliknya, potong kabel elektroda. Setelah memasang kawat elektroda, putar kumparan searah jarum jam sebanyak sepuluh putaran, lalu kencangkan sakelar batas ujung kiri.

Langkah 4: Memasang Benda Kerja

Pastikan benda kerja pas dengan lingkup kerja mesin. Banyak detail pemasangan yang memerlukan perhatian, yang tidak akan saya uraikan di sini.

Langkah 5: Proses Benda Kerja

Operasikan sistem kontrol untuk memulai pemesinan, karena mesin pemotong kawat modern kini sudah otomatis.

Langkah 6: Periksa Kualitas Produk Jadi

Ukur dimensi dengan pengukur dan verifikasi kehalusan permukaan memenuhi spesifikasi.

Di atas menguraikan proses pemotongan kawat untuk mesin pemotong kawat berkecepatan tinggi. Dalam praktiknya, pemrograman untuk mesin ini cukup rumit dan membutuhkan individu dengan latar belakang pengetahuan yang kuat untuk menguasainya sepenuhnya.

PEMBARUAN TERBARU
BERITA APA